CABE PUYANG WARISAN NENEK MOYANG PDF

Salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai obat adalah kemukus. Tumbuhan yang ditanam sebagai tanaman sela, dan aslinya banyak tumbuh di hutan-hutan ini, banyak memiliki manfaat. Kemukus Piper cubeba tumbuh memanjat hingga ketinggian 15 meter dan tebal batangnya bisa mencapai 2 cm. Tumbuhan ini biasanya ditanam sebagai tanaman sela antara kopi dengan batang kapok randu, misalnya. Batang kemukus berbuku-buku, dari tiap buku keluar daunnya yang berbentuk bulat telur, dengan ujung runcing, mirip daun sirih dan berwarna hijau gelap. Pada pangkal buku juga bisa keluar tunas cabang yang baru, atau bunganya, yang kelak menjadi buah.

Author:Targ Nehn
Country:Burkina Faso
Language:English (Spanish)
Genre:Science
Published (Last):11 August 2012
Pages:62
PDF File Size:19.45 Mb
ePub File Size:1.68 Mb
ISBN:275-9-25157-680-1
Downloads:44712
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kazragami



Setiap suku bangsa mempunyai sistem kebudayaannya sendiri dan tidak setiap suku bangsa dapat dengan mudah menerima unsur-unsur kebudayaan dari luar. Sistem pengobatan dapat dimasukkan ke dalam unsur teknologi.

Kebudayaan Jawa mempunyai sistem pengetahuan pengobatan yang sudah ratusan tahun digunakan oleh masyarakat Jawa, yakni sebelum masuknya teknik-teknik kedokteran modern. Sistem pengobatan tersebut disebut sebagai system pengobatan tradisional. Sistem pengobatan tradisional hidup berdampingan dengan sistem pengobatan modern.

Salah satu bidang ilmu yang mengkaji system pengobatan tradisional ialah antropologi kesehatan. Ilmu ini muncul berkaitan dengan pembangunan masyarakat desa, khususnya di bidang kesehatan. Memahami obat-obat tradisional tidak dapat dilepaskan dari pemahaman tentang konsep pengobatan masyarakat pemiliknya. Secara umum, primbon diartikan sebagai buku yang menyimpan pengetahuan tentang berbagai hal.

Isi primbon berupa aneka ragam pengetahuan yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari untuk tujuan mendapatkan keselamatan Sutrisno, Secara garis besar, primbon berisi masalah yang berhubungan dengan kelahiran, perkawinan, kematian, dan hubungan manusia dengan alam Sublidinata, , termasuk di antaranya tentang penyakit dan pengobatannya.

Karena itu, di dalam primbon pun ditemukan petunjuk-petunjuk untuk mendapatkan kesehatan dengan pengobatan dan resep-resepnya. Primbon terlengkap dalam tradisi Jawa ditulis pada zaman Kartasura berupa Serat Centhini. Konsep pengobatan tradisional Jawa memiliki pandangan kosmologis tentang penyakit, memandang penyakit tidak saja pada apa yang menyebabkan sakit, melainkan juga bagaimana dan mengapa seseorang menjadi sakit.

Sakit merupakan akibat rangkaian hubungan antara individu dengan lingkungan, yang individu itu adalah bagian yang tak terpisahkan dari suatu tatanan kosmis Yitno, Akibat konsep tersebut, berbagai penyakit yang dipercaya sebagai akibat guna-guna, misalnya, tidak akan diobatkan ke dokter modern.

Obat tradisional menyangkut 2 hal: 1 obat atau ramuan obat tradisional dan 2 cara pengobatan tradisional. Obat tradisional adalah obat yang turun-temurun digunakan oleh masyarakat dan dapat diperoleh secara bebas DitPom, Depkes RI dalam Djojosugito, Buku Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang I menyajikan nama, tempat tumbuh, dan jenis keadaan, kegunaan dari bermacam-macam tumbuh-tumbuhan yang biasa dipergunakan dalam ramuan obat-obatan di Indonesia.

Dalam hal ini disajikan nama tumbuhan dalam berbagai bahasa daerah, nama Latin, ciri-ciri tumbuhan, dan kegunaannya. Selanjutnya juga diuraikan nama berbagai jenis penyakit dan nama-nama tumbuhan yang dapat digunakan untuk mengobatinya.

Buku ini tidak menyajikan asal dari khasiat bahan-bahan obat tradisional tersebut Buku Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang II menyajikan deskripsi berbagai macam penyakit secara alpabetis. Memberikan penjelasan tentang sebab musabab timbulnya suatu penyakit, gejala dan tanda-tandanya, perawatan dan pengobatannya, dan pengobatan yang dapat dilakukan dengan ramuan-ramuan dari tumbuhan.

Sebagai pelengkap, buku ini menyajikan daftar nama-nama Latin bahan-bahan tumbuhan yang dijadikan obat Mardisiwojo dan Harsono, Buku ini tidak menyajikan asal resep-resep yang disusun. Tampaknya buku ini berusaha memadukan pengetahuan kedokteran modern dengan obat-obat tradisional sebagai salah satu terapi terhadap munculnya suatu penyakit.

Secara teknis, pengobatan dalam tradisi Jawa yang terdapat dalam primbon mengenal beberapa teknis pengobatan, teknis pengobatan itu disebut berdasarkan tempat yang diberi ramuan dan cara memberikannya.

Teknis pengobatan tersebut, antara lain, adalah jamu dan cekok diminum , bobok, parem, boreh, pilis, pupuk, sembur, tapel obat luar , isyarat, tebusan, tetulak, mantra, suwuk, kidung, danrajah ritual. Aspek ritual magis mewarnai teknis pengobatan tradisional tersebut. Sebagai ilustrasi ialah pengobatan dengan boreh.

Boreh obat gosok luar ditentukan berdasarkan tempat dimulainya penyakit. Tampaknya bahan boreh ini ditentukan berdasarkan nama anggota badan yang sakit dengan dasar bahasa Jawa. Kemiripan bahan borehdengan anggota badan yang diberi borehsangat jelas terasa.

Hal ini sesuai dengan letak kepala yang berada di atas. Kata dada ada kemiripan dengan kata dhadhap, kata tangan sesuai dengan kata daun tanganan, sedangkan kaki dalam bahasa Jawa disebut sikil.

Sementara itu, bentuk pudhak mirip dengan bentuk kemaluan laki-laki. Peracikan obat berdasarkan tradisi dapat dibagi menjadi 4 golongan: Jalu usada dapat diartikan sebagai obat untuk laki-laki. Kelompok obat ini disebut demikian karena di dalamnya berisi obat-obat yang berhubungan dengan masalah seks laki-laki. Obat ini meliputi pengobatan dan pencegahan impotensi menguatkan zakar, menguatkan kemampuan hubungan seks, supaya mempunyai anak, mengobati penyakit kelamin laki-laki seperti rajasinga, dan memuaskan pasangan.

Wanita usada adalah pengobatan untuk masalah-masalah yang ada hubungannya dengan masalah reproduksi kaum wanita. Obat kelompok ini meliputi perawatan kecantikan, pengobatan masalah kewanitaan keputihan dan sebagainya , perawatan sebelum, pada saat, dan sesudah melahirkan, dan pengobatan yang ada hubungannya dengan perawatan balita. Rarya usada adalah obat untuk penyakit anak-anak. Obat ini meliputi pengobatan untuk anak-anak balita sejak dilahirkan misalnya memotong usus pusat sampai dengan penyakit anak-anak umum seperti muntaber, cacingan, batuk, dan sebagainya.

Kadang-kadang, obat-obat untuk anak-anak ini ditentukan juga umurnya. Triguna usada adalah obat untuk segala penyakit, baik untuk lelaki, wanita, maupun anak-anak. Obat jenis ini meliputi pengobatan untuk penyakit umum seperti kurang darah, flu, batuk, tujuan kecantikan, dan PPPK.

CHARLES FOURIER EL NUEVO MUNDO AMOROSO PDF

KONSEP PENGOBATAN TRADISIONAL MENURUT PRIMBON JAWA

Dalam buku tersebut dikisahkan Tambangraras yang menderita kepedihan bathin selama satu tahun dua bulan karena ditinggal pergi suaminya, Syekh Amongraga, berniat move on, bangkit dari kesedihan dan kembali bersemangat menjalani kehidupan dan mencari suaminya. Tambang raras pun mandi dengan kembang leson, yaitu racikan jamu untuk mandi. Racikan ini terdiri dari berbagai obat-obatan herbal yang biasa di dapatlan di Jawa aneka rempah-rempah, seperti kunir, jahe, cengkeh, jinten, pala, aneka dedaunan, aneka bunga dan lain sebagainya. Konon, aneka bahan itu mencapai seratus jenis lebih.

COURS LOGIQUE COMBINATOIRE ET SQUENTIELLE PDF

Cabe Puyang: Warisan Nenek Moyang (Book, #1)

Jamu gendong merupakan obat tradisional warisan nenek moyang yang banyak dijumpai di Jawa Tengah, begitupula di Kabupaten Purbalingga, khususnya di Desa Kalikajar Kecamatan Kaligondang. Jamu gendong terdiri dari berbagai jenis, diantaranya jamu beras kencur, jamu kunir asam, jamu cabe puyang, jamu pahitan yang terbuat dari tumbuh tumbuhan rimpang akar-akaran seperti kunyit, kencur, asam jawa, temu lawak, jahe dan masing-masing jenis jamu gendong dipercaya dapat menjaga kesehatan dan menyembuhkan penyakit. Namun seiring perkembangan jaman, kini penjual jamu gendong tidak hanya perempuan namun ada pula penjual jamu laki laki yang menjajakan jamu dengan bersepeda atau menggunakan sepeda motor berkeliling antar kampung. Jamu kunir asam, terbuat dari bahan dasar kunyit dan asam jawa dicampur dengan gula merah, rasanya menyegarkan sedikit asam dan dipercaya dapat melancarkan menstruasi dan menyuburkan kandungan bagi wanita Camu cabe puyang, terbuat dari bahan dasar cabe jamu dan puyang serta bahan lainnya, dipercaya dapat mengatasi pegal linu dan badan meriang. Jamu pahitan, terbuat dari bahan utamanya sambiloto, brotowali serta empon emon.

Related Articles