HERNIA NUKLEUS PULPOSUS ADALAH PDF

Pencegahan Pengertian Hernia Nukleus Pulposus Hernia nukleus pulposus HNP atau herniated disc adalah kondisi ketika salah satu bantalan atau cakram disc tulang rawan dari tulang belakang menonjol keluar dan menjepit saraf. Penyakit ini sering disebut oleh orang awam sebagai saraf terjepit. HNP sering menyerang orang dengan usia 30—50 tahun. HNP lebih sering pada pria sebanyak dua kali lipat dibandingkan wanita. HNP paling sering terjadi pada punggung bawah. Penyebab Hernia Nukleus Pulposus Hernia nukleus pulposus HNP terjadi ketika lingkaran jaringan ikat yang mengelilingi cakram rusak, sehingga menyebabkan bantalan di dalam cakram menonjol keluar.

Author:Nikora Yozshusida
Country:Austria
Language:English (Spanish)
Genre:Life
Published (Last):10 May 2004
Pages:257
PDF File Size:6.83 Mb
ePub File Size:8.27 Mb
ISBN:785-2-88945-730-4
Downloads:94066
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Shaktit



Segala puji dan rasa syukur tak lupa kami panjatkan kepada Allah swt. Karena nikmat yang diberikan, terutama nikmat sehat jasmani dan rohani serta nikmat iman dan islam. Penulisan makalah ini merupakan salah satu tugas kelompok yang di berikan beliau kepada kami sebagai materi kuliah Keperawatan Medikal Bedah II yang harus di pahami dan di mengerti maksudnya. Kami menyadari segala kekurangan dalam penyusunan makalah ini baik secara materi maupun dalam penggunaan kata bahasanya.

Oleh sebab itu demi kesempurnaan dan perbaikan dalam penyusunan makalah ini, kami menerima kritik dan saran dari pembaca. Latar Belakang Rumusan Masalah Anatomi Muskuloskeletal Anatomi Tulang Sistem Muskuler Otot Kartilago Tulang Rawan Ligamen Simplay Persendian Artikulatio Etiologi HNP Patofisiologi HNP Manifestasi Klinis HNP Komplikasi HNP Penatalaksanaan Medis HNP Terapi konservatif Terapi operatif Pengkajian Keperawatan HNP Pemeriksaan Diagnostik HNP Diagnosa Keperawatan HNP Rencana Tindakan HNP Implementasi HNP Evaluasi HNP Nyeri punggung bawah NPB pada hakekatnya merupakan keluhan atau gejala dan bukan merupakan penyakit spesifik.

Penyebab NPB antara lain kelainan muskuloskeletal, system saraf, vaskuler, viseral, dan psikogenik. Salah satu penyebab yang memerlukan tindak lanjut baik diagnostik maupun terapi spesifik adalah hernia nukleus pulposus HNP. Hernia Nucleus Pulposus HNP adalah suatu penyakit, dimana bantalan lunak diantara ruas-ruas tulang belakang soft gel disc atau Nukleus Pulposus mengalami tekanan dan pecah, sehingga terjadi penyempitan dan terjepitnya urat-urat saraf yang melalui tulang belakang kita.

Saraf terjepit lainnya di sebabkan oleh keluarnya nukleus pulposus dari diskus melalui robekan annulus fibrosus keluar menekan medullas spinalis atau mengarah ke dorsolateral menekan saraf spinalis sehingga menimbulkan rasa nyeri yang hebat. Rumusan Masalah a. Bagaimana anatomi dan fisiologi sistem muskuloskeletal? Apa pengertian Herniasi Nukleus Pulposus? Apa etiologi Herniasi Nukleus Pulposus? Bagaimana patofisiologi Herniasi Nukleus Pulposus? Bagaimana manifestasi klinis Herniasi Nukleus Pulposus?

Apa saja komplikasi HNP? Bagaimana penatalaksaan medis pada Herniasi Nukleus Pulposus? Bagaimana pengkajian pada Herniasi Nukleus Pulposus i. Apa saja pemeriksaan diagnostic pada Herniasi Nukleus Pulposus? Apa saja diagnose keperawatan untuk Herniasi Nukleus Pulposus? Bagaimana rencana tindakan keperawatan pada Herniasi Nukleus Pulposus? Bagaimana pelaksanaan tindakan keperawatan pada Herniasi Nukleus Pulposus? Bagaimana evaluasi tindakan keperawatan pada Herniasi Nukleus Pulposus?

Tujuan a. Untuk mengetahui anatomi dan fisiologi sistem muskuloskeletal b. Untuk mengetahui pengertian Herniasi Nukleus Pulposus 4 c. Untuk mengetahui etiologi Herniasi Nukleus Pulposus d. Untuk mengetahui patofisiologi Herniasi Nukleus Pulposus e. Untuk mengetahui manifestasi klinis Herniasi Nukleus Pulposus f.

Untuk mengetahui komplikasi pada HNP g. Untuk mengetahui penatalaksaan medis pada Herniasi Nukleus Pulposus h. Untuk mengetahui pengkajian pada Herniasi Nukleus Pulposus i. Untuk mengetahui pemeriksaan diagnostic pada Herniasi Nukleus Pulposus j. Untuk mengetahui diagnose keperawatan untuk Herniasi Nukleus Pulposus k. Untuk mengetahui rencana tindakan keperawatan pada Herniasi Nukleus Pulposus l.

Untuk mengetahui pelaksanaan tindakan keperawatan pada Herniasi Nukleus Pulposus m. Anatomi Muskuloskeletal Merupakan penunjang bentuk tubuh dan mengatur pergerakan. Sistem ini terdiri atas: tulang, yang merupakan penyokong gerakan dan melindungi organ internal; sendi yang memungkinkan gerakan tubuh dua atau tiga dimensi; otot, yang memungkinkan gerakan tubuh dan internal; tendon dan ligamen, yang menghubungkan tulang dengan otot. Sistem muskuloskeletal adalah seluruh kerangka manusia dengan seluruh Otot yang menggerakkannya dengan tugas melindungi organ vital dan bertanggung jawab atas pergerakan berbagai otot yang dapat menggerakkan anggota badan dalam lingkup gerakan sendi tertentu.

Tulang mencapai kematangannya setelah pubertas dan pertumbuhan seimbang hanya sampai usia 35 tahun. Berikutnya mengalami percepatan reabsorpsi sehingga terjadi penurunan massa tulang sehingga pada usia lanjut menjadi rentan terhadap injury.

Fungsi tulang adalah sebagai berikut a. Mendukung jaringan tubuh dan mermberikan bentuk tubuh. Melindungi organ tubuh misalnya jantung, Otak, dan paru-paru dan jaringan lunak. Memberikan pergerakan otot yang dengan kontraksi dan pergerakan. Membentuk sel-sel darah merah didalam sumsum tulang belakang hematopoiesis.

Menyimpan garam mineral, misalnya kalsium, fosfor. Tulang disusun oleh sel-sel tulang yang terdiri dari osteosit, osteoblast dan osteoklast serta matriks tulang. Matriks tulang mengandung unsur organik terutama kalsium dan fosfor. Matrik tulang merupakan kerangka dimana garam garam mineral ditimbun terutama calsium, fluor, magnesium dan phosphor. Osteosit adalah sel-sel tulang dewasa yang bertindak sebagai pemeliharaan fungsi tulang dan terletak pada osteon unit matrik tulang.

Osteoklas adalah sel-sel besar berinti banyak memungkinkan mineral dan matriks tulang dapat diabsorpsi, penghancuran dan remodeling tulang. Tidak seperti osteoblas dan osteosit, osteoklas mengikis tulang. Secara Mikroskopis tulang terdiri dari : 1. Sistem Havers saluran yang berisi serabut saraf, pembuluh darah, aliran limfe 2. Lamella lempeng tulang yang tersusun konsentris. Lacuna ruangan kecil yang terdapat di antara lempengan—lempengan yang mengandung sel tulang.

Kanalikuli memancar di antara lacuna dan tempat difusi makanan sampai ke osteon. Pembagian Tulang Tulang mempunyai dua besar: a. Tulang axial tulang pada kepala dan badan Seperti: tulang kepala tengkorak , tulang belakang vertebrae , tulang rusuk dan sternum. Tulang appendicular tulang tangan dan kaki Seperti: extremitas alas scapula, klavikula, humerus, ulna, radius, telapak tangan , extremitas bawah pelvis, femur, patela, tbia, fibula, telapak kaki.

Ada tulang dalam tubuh manusia, tulang dapat diklasifikasikan dalam lima kelompok berdasarkan bentuknya: 1. Ossa Longa Tulang panjang : Tulang yang ukuran panjangnya terbesar, contohnya os humerus dan os femur. Ossa Brevia Tulang pendek : tulang yang ukurannya pendek, contohnya ossa carpi. Ossa irregular tulang tak beraturan : Tulang yang tidak beraturan sama seperti dengan tulang pendek. Contoh tulang yang tidak beraturan yaitu os vertebrae 5.

Ossa pneumatica tulang berongga udara , contoh: os maxilla. Sistem Muskuler Otot Otot rnerupakan jaringan peka rangsang eksitabel yang dapat dirangsang secara kimia, listrik dan mekanik untuk menimbulkan suatu aksi potensial. Otot merupakan alat gerak aktif yang mampu menggerakkan tulang, kulit dan rambut setelah mendapat rangsangan. Kemampuan Otot: Otot memiliki tiga kemampuan khusus yaitu 1.

Ekstensibilitas: kemampuan untuk melakukan gerakan kebalikan dari gerakan yang ditimbulkan saat kontraksi 3. Elastisitas: kernampuan otot untuk kembali pada ukuran semula setelah berkontraksi. Saat kembali pada ukuran semula Otot disebut dalam keadaan relaksasi b. Jenis Otot 1. Struktur: bentuk serabut panjang seperti kumparan, dengan ujung runcing, dengan inti berjumlah satu terletak dibagian tengah; Kontraksi: tidak menurut kehendak atau diluar kendali sistem saraf pusat, gerakan lambat, ritmis dan tidak mudah lelah; Ciri-cirir otot polos: gelondong, tiap 1 sel memiliki 1 inti sel, polos, pengendalian diluar kesadaran.

Ditemukan pada dinding viscera dan pembuluh darah, dikendalikan melalui sistem syaraf otonom, terdapat pada saluran pencernaan, perkemihan, pernbuluh darah, dan lain-lain 8 3. Tampak adanya garis terang dan gelap.

CADERNO FNQ PDF

Hernia Nukleus Pulposus

Hal ini pastilah sangat mengganggu, bukan hanya menimbulkan rasa tidak nyaman atau sakit, tapi juga menghambat produktifitas di kehidupan sehari-hari. Nyeri punggung bawah merupakan gejala, bukan suatu diagnosis. Nyeri punggung merupakan kelainan dengan berbagai etiologi dan membutuhkan penanganan simtomatis serta rehabilitasi medik. Banyak sekali penyebab nyeri pinggang pada manusia, bisa karena infeksi pada otot atau tulang belakang, trauma atau benturan yang hebat pada pinggang, kelainan pada tulang belakang, dll. DEFINISI Hernia Nukleus pulposus HNP atau potrusi Diskus Intervertebralis PDI adalah suatu keadaan dimana terjadi penonjolan pada diskus intervertebralis ke dalam kanalis vertebralis protrusi diskus atau ruptur pada diskus vebrata yang diakibatakan oleh menonjolnya nukleus pulposus yang menekan anulus fibrosus yang menyebabkan kompresi pada syaraf, terutama banyak terjadi di daerah lumbal dan servikal sehingga menimbulkan adanya gangguan neurologi nyeri punggung yang didahului oleh perubahan degeneratif pada proses penuaan. Diskus ini berfungsi sebagai penyangga beban dan peredam kejut shock absorber. Diskus intervertebralis terdiri dari dua bagian utama yaitu: 1.

ANSI B 36.10 PDF

Hernia Nukleus Pulposus - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Segala puji dan rasa syukur tak lupa kami panjatkan kepada Allah swt. Karena nikmat yang diberikan, terutama nikmat sehat jasmani dan rohani serta nikmat iman dan islam. Penulisan makalah ini merupakan salah satu tugas kelompok yang di berikan beliau kepada kami sebagai materi kuliah Keperawatan Medikal Bedah II yang harus di pahami dan di mengerti maksudnya. Kami menyadari segala kekurangan dalam penyusunan makalah ini baik secara materi maupun dalam penggunaan kata bahasanya.

BIBBIA NUOVA DIODATI PDF

Definisi Hernia Nukleus Pulposus HNP Hernia Nukleus Pulposus HNP adalah suatu keadaan dimana terjadi pengeluaran isi nukleus dari dalam diskus intervertebralis ruptur diskus sehingga nukleus dari diskus menonjol ke dalam anulus cincin fibrosa sekitar diskus dan memberikan manifestasi kompresi saraf Helmi, Hernia nukleus pulposus adalah keadaan ketika nukleus pulposus keluar menonjol untuk kemudian menekan ke arah spinal melalui anulus spinal yang robek. Usia yang paling sering adalah usia 30 — 50 tahun. Pinzon, HNP merupakan salah satu penyebab dari nyeri punggung bawah yang penting. Pinzon, C. Etiologi Penyebab dari Hernia Nucleus Pulposus HNP biasanya dengan meningkatnya usia terjadi perubahan degeneratif yang mengakibatkan kurang lentur dan tipisnya nucleus pulposus Moore dan Agur, Selain itu Hernia nucleus pulposus HNP kebanyakan juga disebabkan karena adanya suatu trauma derajat sedang yang berulang mengenai discus intervertebralis sehingga menimbulkan sobeknya annulus fibrosus.

ARECANUT DEHUSKING MACHINE PDF

.

Related Articles