JURNAL TERMOKIMIA PDF

ISI II. Konsep Dasar Termokimia adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara energi panas dan energi kimia. Sedangkan energi kimia didefinisikan sebagai energi yang dikandung setiap unsur atau senyawa. Energi kimia yang terkandung dalam suatu zat adalah semacam energi potensial zat tersebut. Energi potensial kimia yang terkandung dalam suatu zat disebut panas dalam atau entalpi dan dinyatakan dengan simbol H.

Author:Shalabar Akinozuru
Country:Sudan
Language:English (Spanish)
Genre:Health and Food
Published (Last):6 May 2009
Pages:283
PDF File Size:6.20 Mb
ePub File Size:19.41 Mb
ISBN:438-2-20383-800-4
Downloads:72663
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Goll



Termokimia merupakan kajian tentang kalor yang dihasilkan atau dibutuhkan oleh suatu reaksi kimia. Prinsip dari percobaan adalah Asas Black, dimana Asas Black merupakan hukum yang mempelajari tentang perubahan kalor dari sistem ke lingkungan maupun sebaliknya. Metode yang digunakan dalam percobaan ini adalah metode kalorimetri, yaitu metode yang digunakan untuk menentukan nilai kalor berdasarkan pengamatan perubahan suhu dalam sistem adiabatik, dengan menggunakan alat yang dinamakan kalorimeter.

Kata kunci : Metode kalorimetri, kapasitas calorimeter, penetralan entalpi. Sedangkan termodinamika mempelajari perubahan energy yang terjadi pada suatu proses kimia. Widjajanti, Termokimia adalah bagian dari pembahasan yang lebih luas yang disebut dengan termodinamika, yaitu ilmu yang mempelajari perubahan antar kalor dan bentuk-bentuk energy yang lain.

Setiap proses yang melepaskan kalor yaitu, perpindahan energy termal ke lingkungan disebut proses eksotermik, selain itu proses endotermik adalah dimana kalor harus disalurkan ke system oleh lingkungan. Chang, : Kajian tentang kalor yang dihasilkan atau dibutuhkan oleh reaksi kimia disebut termokimia.

Termokimia merupakan cabang dari termodinamika karena tabung reaksi dan isinya membentuk system. Jadi kita dapat mengukur secara tak langsung dengan cara mengukur kerja atau kenaikan temperature energy yang dihasilkan oleh reaksi sebagai kalor dan dikenal sebagai Q, bergantung pada kondisinya, apakah dengan perubahan energy dalam suatu perubahan entalpi. Kartohadiprojo, Kalor merupakan energy kinetic-energi kinetic dari atom-atom dan molekul-molekul.

Apabila suatu zat panas, harga rata-rata dari energy kinetic molekulnya besar dan kalor yang dikandungnya banyak. Apabila dingin, harga rata-rata energy kinetic kecil dan benda hanya mengandung sedikit kalor.

Apabila suatu benda yang panas ditempatkan pada suatu yang dingin, kalor akan mengalir dari benda yang panas ke dingin sampai pada suatu saat keduanya mempunyai suhu yang sama. Brady, Pada tingkat molekul, molekul-molekul dari bagian yang lebih panas kehilangan energy kineticnya dan berpindah ke bagian yang lebih dingin ketika kedua bagian tersebut bersentuhan. Akibatnya, energy kinetic translasi rata-rata dari molekul-molekul yang lebih panas menurun atau dikatakan suhunya turun pada benda yang lebih dingin suhunya meningkat.

Energy telah berpindah, atau kalor mengalir, di antara kedua benda tersebut sampai tercapai suhu yang sama. Perlu ditekankan lagi, bahwa benda tersebut berisi energy tetapi tidak diisi kalor. Kalor menjelaskan energy yang berpindah melintas batas system dan lingkungannya.

Petrucci, Perubahan energy dalam reaksi kimia selalu dapat dibuat sebagai kalor. Jadi lebih tepat apabila diistilahnya disebut kalor reaksi. Alat untuk mengukur kalor reaksi disebut calorimeter. Alat yang lebih sederhana mungkin dapat ditemukan di dalam laboratorium. Alat ini kadang-kadang disebut calorimeter cangkir kopi karena menggunakan cangkir kopi styrifoam sebagai tempat campuran reaksinya. Pemakaiannya yaitu mula- mula suhu reaktan diukur, lalu dicampur dalam calorimeter dimana kalor reaksi akan mengubah suhu dari campuran reaksi.

Sesudah reaksi selesai biasanya hanya dalam beberapa detik , maka suhu akhir diukur. Dari perubahan suhu dan perkiraan kapasitas kalor dari campuran reaksi ini, perkiraan kalor reaksi dari reaksi ini dapat dibuat.

Brady, Perubahan energy pada reaksi kimia dapat dipelajari dengan metode calorimeter. Metode calorimeter dapat dilakukan dengan percobaan sederhana. Calorimeter sederhana digunakan untuk menjalankan reaksi dengan kondisi tekanan tetap. Sesuai hukum termodinamika pertama, dengan system tersebut, kita akan dengan mudah memperoleh nilai entalpi suatu reaksi setara dengan kalor reaksi.

Kalor yang dipertukarkan antara system dan lingkungan pada tekanan tetap adalah sama dengan perubahan entalpi system. Dari proses pertukaran kalor, perlu diperhatikan pula daya serap atau kapasitas absorbs kalor oleh calorimeter.

Jumlah energy kalor Q yang dibutuhkan untuk mengubah suhu suatu zat bergantung pada beberapa besarnya suhu yang harus diubah, jumlah zat, dan kalor yang dibutuhkan untuk meningkatkan suhu zat 1 0 C. Kapasitas kalor, tentu saja, tergantung pada jumlah zat kapasitas kalor sepesifik atau disederhanakan, kalor jenis, adalah banyaknya energy kalor yang dibutuhkan untuk meningkatkan suhu 1 gr zat sebesar 1 0 C.

Kalor jenis molar adalah banyaknya energy kalor yang dibutuhkan untuk meningkatkan suhu 1 mol sebesar 1 0 C. Petrucci, : II.

AT SWIM-TWO-BIRDS FLANN ORIEN PDF

Jurnal Doc : jurnal pdf termokimia

Thermochemical cycles for hydrogen production. R Since the conceptual idea of thermochemical water decomposition by cyclic reactions was presented by Funk, more than thermochemical cycles have been proposed. Some schemes are at the laboratory stage in conjunction with the evaluation of thermodynamic and kinetic properties of possible cycle reaction steps. Only a few thermochemical processes have reached pilot E plant stage. Table 1 summarizes the thermochemical cycles for hydrogen production. H The early research on thermochemical water splitting was focused on the Ispra Mark 1 cycle in this table. This cycle is feasible but was not suited for large-scale application M SC due to the use of mercury.

DPA 4088 PDF

Makalah Termokimia

Share of 10 All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you. Termokimia merupakan kajian tentang kalor yang dihasilkan atau dibutuhkan oleh suatu reaksi kimia. Prinsip dari percobaan adalah Asas Black, dimana Asas Black merupakan hukum yang mempelajari tentang perubahan kalor dari sistem ke lingkungan maupun sebaliknya. Metode yang digunakan dalam percobaan ini adalah metode kalorimetri, yaitu metode yang digunakan untuk menentukan nilai kalor berdasarkan pengamatan perubahan suhu dalam sistem adiabatik, dengan menggunakan alat yang dinamakan kalorimeter.

Related Articles